10 Kota Terbaik untuk Bekerja dan Berlibur di Asia 2021

  • Whatsapp
banner 468x60

Pandemi COVID-19 masih berlangsung sampai saat ini. Untuk memutus rantai penyebaran virus, pemerintah menyarankan melakukan aktivitas dari atau di rumah. Oleh karena itu, selama kurang lebih 18 bulan terakhir, situasi ini telah membuat kita beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Salah satu bentuk adaptasinya dengan bekerja dari rumah atau yang dikenal work from home. Sayangnya, meskipun kita memiliki ruang kerja yang tenang dan nyaman, terkadang kita menginginkan suasana yang baru.

Dari situasi tersebut, muncul istilah workation. Workation adalah perpaduan kata ‘work’ dan ‘vacation’, yang berarti bekerja sambil berlibur. Sebenarnya, konsep ini sudah ada jauh sebelum pandemi COVID-19 berlangsung. Namun, semakin maraknya remote working atau kerja jarak jauh, pilihan bekerja sambil berlibur semakin banyak dilakukan oleh banyak orang.

Arti berlibur dalam workation tidak sama seperti liburan pada umumnya. Berlibur di sini berarti perubahan suasana dan kesempatan untuk bersantai di luar kerja. Workation memungkinkan kita mengunjungi keluarga jauh atau menjelajahi tempat-tempat baru tanpa harus menggunakan cuti tahunan.

Sebuah situs penyewaan properti untuk liburan, Holidu, membuat Indeks Workation 2021 untuk memberi peringkat kepada kota-kota yang dapat menjadi tempat workation di seluruh dunia. Indeks ini disusun berdasarkan berbagai faktor penting yang dapat mendukung pelaksanaan workation seperti biaya sewa apartemen, destinasi wisata, biaya makanan dan minuman, kondisi cuaca, dan kecepatan wifi.

“Kota-kota yang berada di peringkat atas ini karena memiliki biaya hidup yang sangat terjangkau, mulai dari harga akomodasi, makanan, dan minuman yang sangat menarik. Selain itu, kota-kota tersebut juga menjadi pusat budaya mereka,” kata Public Relations dan Marketing Manager Holidu Sarah Siddle, dikutip dari CNBC.

Bangkok dinobatkan sebagai kota terbaik untuk workation di Asia. Rata-rata kecepatan internet di ibu kota Thailand ini sebesar 28 Mega byte per second (Mbps), angka ini sama dengan rata-rata kecepatan internet di dunia. Meskipun internetnya bukan yang paling cepat di dunia, terdapat lebih dari 450.000 spot wifi gratis di Bangkok.

Selain itu, biaya hidup di Bangkok merupakan salah satu yang paling terjangkau di dunia. Namun, biaya akomodasi di sana masih terbilang mahal, yaitu 415,18 pounds atau sekitar Rp8,2 juta untuk menyewa apartemen satu kamar.

Kemudian, yang menjadi nilai tambah adalah kebanyakan orang di Bangkok berbicara bahasa Inggris. Lalu, banyak perusahaan multinasional yang pindah ke Bangkok.



Source link

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *