Heru Dewanto, Pengalamannya Menjadikan Indonesia Hemat Energi

  • Whatsapp
Heru Dewanto, Pengalamannya Menjadikan Indonesia Hemat Energi karya gustavo quepon berbakti,id
banner 468x60

Ada banyak contoh energi yang bisa ditemukan di lingkungan sekitar. Energi kimia, energi bunyi, energi panas, sampai energi listrik (electrical energy).

Energi tersebut sangatlah berpengaruh pada kehidupan dan aktivitas manusia. Artinya, manusia juga sudah seharusnya bertanggung jawab dalam memanfaatkan setiap energi yang ada, yakni merawat dan melestarikan energi. 

Bacaan Lainnya

banner 300250

Jika energi tidak dirawat dan dilestarikan, dikhawatirkan sumber energi akan habis dan tidak bisa dirasakan dan digunakan oleh generasi berikutnya. Penghematan energi menjadi salah satu upaya untuk melestarikan dan merawat energi. Sehingga keberlangsungan energi bisa terus menerus ada dan terawat hingga generasi berikutnya.

Dengan kesadaran tersebut, semakin banyak orang-orang yang peduli akan lingkungan berani angkat suara, bahkan melakukan gebrakan. Mulai dari kampanye-kampanye hemat energi, seperti “Earth Hour”, sampai munculnya perusahaan-perusahaan hemat energi, seperti PT Cirebon Energi Prasarana (Cirebon Power), bahkan perusahaan yang menyediakan energi alternatif, perusahaan merubah eks energi konvensional dan merubahnya menjadi energi terbarukan.

Baca Juga
Batubara Bersih dan Cirebon Power, Apa Efeknya untuk Indonesia?

Dalam hal ini, tentu keahlian para insinyur dibutuhkan. Salah satunya, Heru Dewanto. Dalam perjalanan dunia kelistrikan nama Heru Dewanto cukup dikenal di dunia kelistrikan atau pembangkit.

Pada Hari Listrik Nasional ke 73 – PowerGen Asia di ICE BSD yang bulan September 2018  Heru bertindak sebagai Sekretaris Jenderal MKI (Masyarakat Kelistrikan Indonesia). Saat itu pernah mengatakan, “Struktur pasar ketenagalistrikan saat ini sangat bergantung pada PLN, karenanya syarat utama keandalan struktur ini adalah PLN harus sehat baik secara keuangan maupun keandalan pengoperasian. Sedikit saja kesehatan PLN terganggu maka keseluruhan sistem ketenagalistrikan di tanah air akan terganggu”.

Heru juga merujuk pada berbagai kemajuan teknologi di pembangkitan, transmisi dan distribusi, optimalisasi operasi, inovasi EBT (Energi Baru dan Terbarukan), serta digitalisasi. Teknologi baru seperti smart grid, big data dan AI (Artificial Intelligence), distributed energy resources, blockchain, cyber security, dan beragam teknologi baterai telah mewarnai industri ketenagalistrikan.

Baca Juga
Bangga! Ada 27++ PLTU di Indonesia termasuk Cirebon Power

Dengan pengalaman lebih dari 2 dekade memimpin Perusahaan Infrastruktur Nasional dan Multi-Nasional, Heru Dewanto paham betul seluk beluk industri ini. Selama karirnya, beliau menangani berbagai Proyek Infrastruktur, termasuk Pembangkit Listrik, Jalan Tol, Kereta Api, LRT, Pengelolaan Limbah dan Air, dan Perumahan bertingkat.

Heru juga berpengalaman menjabat sebagai Presiden Direktur Cirebon Power, sebuah perusahaan Multi-Nasional yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara Bersih (Memanfaatkan Teknologi Supercritical) 1x660MW dan Pembangkit Listrik Ultra-Supercritical 1x1000MW di Cirebon Jawa Barat. Bekerja dengan visi Pembangunan Berkelanjutan melalui Teknologi Batubara Bersih, menempatkannya di pusat Mega Proyek 35GW.

Mantan pemimpin Cirebon Power ini berhasil membawa perusahaannya meraih dua penghargaan regional: ASEAN Coal Award 2013 (Clean Coal Use Technology) dan yang terbaru Asian Power Awards 2016 (Coal Power Project of the Year).

Saat ini beliau mengepalai Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Setelah dikukuhkan menjadi sebagai Ketua Umum PII periode 2018-2021 dalam Kongres Nasional XXI Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pada Desember 2018 silam, ia melakukan sejumlah agenda besar yakni mentransformasi PII.

Sebagaimana diketahui, selama ini, induk organisasi profesi Insinyur di Indonesia berdasarkan UU No 11/2014 dan PP No. 25/2019 dengan misi utama meningkatkan kualitas dan kompetensi insinyur Indonesia, peng-arus-utamaan ekonomi nilai tambah dalam strategi pembangunan nasional dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga
11++ Bangunan di Cirebon Karya Insinyur Indonesia

Di era kepemimpinan sosok yang dikenal aktif di Partai Golkar dan dekat dengan Airlangga Hartarto ini bertekad untuk mempelopori manajemen perubahan (change management) dengan melaksanakan transformasi secara fundamental di seluruh lini organisasi dan bisnis proses penyelenggaraan Keinsinyuran di seluruh Indonesia dalam rangka mejalankan amanat UU dan PP kepada PII sebagai Penyelenggara Keinsinyuran satu-satunya di Indonesia.

Heru Dewanto adalah seorang Insinyur Sipil dari Universitas Gajahmada Yogyakarta. Ia melanjutkan Studi Pasca Sarjana di Universitat Innsbruck (Austria) kemudian memperoleh gelar Master dari Universitas Leeds Inggris. Ia menyelesaikan gelar Doktornya dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI).

Adapun judul disertasi yang diajukannya untuk gelar doktoral adalah “Kebangkitan Kapabilitas Non-Market untuk Meningkatkan Performa Paket Investasi: Studi Empiris atas Industri Ketenagalistrikan di Indonesia”.

Tidak bisa dipungkiri, Heru Dewanto memang salah satu yang mampu dan cakap untuk menjadikan Indonesia lebih baik dalam hal pemanfaatan energi dan tentu saja bersumbangsih untuk membuat Indonesia negara yang bertanggung jawab atas penggunaan energi.

Sumber
Djegadut, Rikard. 2021. Heru Dewanto Former President Director PT Cirebon Electric Power. coaltrans.com diakses pukul 10:27 WIB pada hari Jumat, 04 Juni 2021
Djegadut, Rikard. 2021. Mengenal Heru Dewanto, Alumnus SMA Negeri 3 Jakarta Dipercaya Jadi Ketua PII. indonews.id diakses pukul 10:27 WIB pada hari Jumat, 04 Juni 2021
PII. 2021. PENGURUS PUSAT. pii.or.id diakses pukul 10:27 WIB pada hari Jumat, 04 Juni 2021
Redaksi. 2021. Lantik 35 Insinyur, Ini Pesan Ketum PII Heru Dewanto. indobrita.co diakses pukul 10:27 WIB pada hari Jumat, 04 Juni 2021

Kata Kunci Sering Dicari
Pengalaman, Indonesia Hemat Energi,
Heru Dewanto, eks, mantan, bupati cirebon, Cirebon Electric Power PT,

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *