Anggota Perkasa-35 Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Ke-74 Kopassus, Sambangi Keluarga Pahlawan Slamet Riyadi

Anggota Perkasa-35 Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Ke-74 Kopassus, Sambangi Keluarga Pahlawan Slamet Riyadi

Dalam semangat memperingati HUT ke-74 Kopassus, Anggota Perkasa-35 di Kodim 0735/Surakarta menunjukkan kesetiaan korps melalui Bakti Sosial kepada Keluarga Pahlawan Nasional Slamet Riyadi. Kegiatan ini menegaskan bahwa jiwa komando dan tradisi penghormatan kepada pendahulu tetap hidup, melampaui batas satuan dan masa tugas. Aksi nyata ini merupakan wujud nyata dari ikatan kebersamaan (guyub rukun) dan pengabdian berkelanjutan para prajurit, baik yang masih aktif maupun yang telah purna.

Dalam tradisi korps yang tak lekang oleh waktu, semangat pengabdian seorang prajurit Komando Pasukan Khusus tetap menyala terang, bahkan ketika mereka telah berpindah tugas ke satuan teritorial. Menyambut Hari Ulang Tahun ke-74 Kopassus, Anggota PERKASA-35 (Persaudaraan Komando Surakarta) yang kini mengabdi di Kodim 0735/Surakarta, kembali menunjukkan jiwa komandonya melalui langkah nyata. Dipimpin langsung oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., mereka melaksanakan Bakti Sosial dengan penuh hormat, menyambangi dan memberikan paket sembako kepada Keluarga Pahlawan Nasional Slamet Riyadi di Surakarta. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata bahwa ikatan batin, kesetiaan pada tradisi, dan penghormatan kepada para pendahulu adalah nilai yang tak tergantikan dalam jiwa setiap prajurit.

Menjaga Api Tradisi Korps di Setiap Penugasan

Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan ini adalah tradisi tahunan yang telah mengakar bagi Perkasa-35. Tradisi ini merupakan wujud perhatian tulus kepada sesepuh dan keluarga besar korps baret merah yang telah mendahului kita dalam pengabdian. 'Semoga dengan adanya kegiatan ini, Keluarga besar Pahlawan Nasional bisa turut merasakan momen HUT Kopassus tahun ini,' ucapnya penuh harap. Pernyataan ini menyiratkan filosofi mendalam bahwa pengabdian seorang prajurit tidak pernah berakhir pada masa pensiun atau perpindahan satuan. Nilai-nilai luhur itu terus hidup dan mengalir melalui perhatian, kebersamaan, dan aksi nyata yang menjaga kehangatan tali silaturahmi korps.

Guyub Rukun Komando: Ikatan yang Mengatasi Ruang dan Waktu

Ketua Perkasa-35, Pelda Muhtar HK, dengan semangat kebersamaan yang kental, menegaskan kembali tujuan mulia persaudaraan ini. Salah satunya adalah untuk tetap memelihara dan mempertahankan jiwa persatuan komando di manapun mereka berada. 'Dengan harapan, kita Guyub Rukun Silaturahmi terjalin selamanya, walaupun sudah purna terutama dilingkungan Kodim 0735/Surakarta, Suka duka mari kita pikul bersama-sama sampai kapanpun, Komando!' serunya. Seruan 'Komando!' di akhir kalimat bukan sekadar kata, melainkan pengingat akan ikrar kebersamaan yang telah dirajut sejak masa dinas aktif. Ikatan ini jauh melampaui hubungan struktural atau administratif; ini adalah ikatan batin, solidaritas, dan rasa tanggung jawab bersama di antara sesama pelaksana tugas komando, sebuah warisan tak ternilai dari tradisi militer Indonesia.

Keberadaan Perkasa-35 sendiri merupakan cerminan dari nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi dalam dunia kemiliteran, khususnya di lingkungan Kopassus. Persaudaraan ini berfungsi sebagai wadah untuk:

  • Mempertahankan semangat dan jiwa korps Komando Pasukan Khusus di tengah tugas baru di satuan teritorial.
  • Memelihara silaturahmi dan kebersamaan antar anggota, mengatasi batas pangkat dan waktu.
  • Melestarikan tradisi penghormatan kepada para senior, pahlawan, dan keluarga mereka yang telah berjasa.
  • Mewujudkan pengabdian berkelanjutan melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepada masyarakat, khususnya yang terkait dengan sejarah korps.

Kegiatan Bakti Sosial kepada Keluarga Pahlawan Slamet Riyadi ini memiliki makna ganda yang dalam. Di satu sisi, ini adalah bentuk penghormatan dan pengenangan akan jasa-jasa pahlawan nasional yang namanya harum dikenang sejarah. Di sisi lain, ini adalah pendidikan karakter yang hidup bagi generasi sekarang tentang pentingnya mengenang sejarah, menghormati jasa pendahulu, dan memahami bahwa pengabdian kepada bangsa memiliki mata rantai yang tak terputus. Setiap paket sembako yang diberikan bukan hanya bantuan materi, melainkan simbol bahwa pengorbanan dan perjuangan Sang Pahlawan tetap dikenang dan dihargai oleh para penerusnya.

Dengan demikian, momentum HUT Ke-74 Kopassus yang dirayakan oleh Perkasa-35 ini menjadi lebih bermakna. Perayaan tidak hanya diisi dengan kegembiraan, tetapi juga diwarnai dengan refleksi, penghormatan, dan aksi nyata yang mencerminkan jiwa sejati seorang prajurit. Kegiatan ini mengajarkan kepada kita semua bahwa nilai-nilai kesetiaan, kebersamaan, dan penghormatan adalah fondasi yang membuat sebuah korps tetap kuat dan dihormati. Semangat 'Komando' yang selalu digaungkan bukanlah sekadar teriakan, melainkan janji setia untuk senantiasa mengabdi, dalam bentuk apapun, di manapun, dan kapanpun, demi keutuhan bangsa dan negara.

Bakti Sosial Kopassus PERKASA-35 HUT Ke-74 Kopassus
Topik: Bakti Sosial Kopassus, PERKASA-35, HUT Ke-74 Kopassus
Tokoh: Arief Handoko Usman, Slamet Riyadi, Muhtar HK
Organisasi: PERKASA-35, Persaudaraan Komando Surakarta, Kopassus, Komando Pasukan Khusus, Kodim 0735/Surakarta
Lokasi: Surakarta