Di tengah napak tilas sejarah yang panjang dan penuh khidmat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-79, Kodam III/Siliwangi kembali menapaki jalan pengabdian dengan menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra di Kota Bandung. Tradisi mulia ini dipimpin langsung oleh Kasdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Tato Hadiyan, sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para leluhur dan pendahulu yang telah menitiskan jiwa dan raganya untuk kejayaan Nusantara. Dalam balutan seragam yang rapi dan sikap sempurna, seluruh keluarga besar Siliwangi mengukir kembali janji setia mereka di pusara para pahlawan.
Tabur Bunga dan Janji Abadi di TMP Cikutra
Kegiatan ziarah ini bukanlah sekadar rutinitas protokoler, melainkan sebuah ritual hati yang dalam, melibatkan prajurit TNI, pegawai negeri sipil, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Di bawah komando Kasdam, seluruh peserta dengan khidmat melakukan tabur bunga di setiap nisan, sebuah gestur sederhana namun sarat makna. Brigjen Tato Hadiyan dalam amanatnya menegaskan, bahwa momen ini adalah wujud penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur membela bangsa dan negara. Setiap helai bunga yang ditebarkan adalah simbol ingatan kolektif, pengingat akan tanggung jawab besar yang diwariskan oleh para pendahulu kepada setiap prajurit Siliwangi yang masih berkiprah.
Semangat Juang yang Menyala di HUT Siliwangi
Menjelang perayaan HUT Siliwangi yang ke-79, ziarah ke TMP Cikutra ini menjadi momentum refleksi dan peneguhan semangat korps. Kasdam mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan sebagai sumber motivasi dalam melanjutkan pengabdian. Kehadiran pejabat utama Kodam, Irdam, Kapoksahli Pangdam, Danrindam, Asrendam, para asisten Kasdam, komandan satuan, serta perwakilan TNI AL dan AU bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan bukti komitmen kolektif dan ikrar bersama untuk senantiasa mengenang sejarah. Tradisi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari jiwa Siliwangi, yang selalu menghormati akar sejarahnya.
Rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT Siliwangi kali ini kembali menegaskan bahwa penghormatan kepada pahlawan adalah napas dari setiap tradisi yang dijalankan. Ziarah tersebut mengingatkan kita akan beberapa nilai inti yang selalu dijunjung tinggi:
- Penghormatan tanpa batas kepada arwah para kesatria yang telah mendahului kita.
- Kesetiaan pada janji yang diikrarkan di medan pengabdian.
- Pelestarian sejarah dan tradisi korps sebagai landasan moral setiap prajurit.
- Solidaritas kolektif keluarga besar Siliwangi dalam menjaga warisan kehormatan.
Melalui momen khidmat di TMP Cikutra ini, setiap insan Siliwangi diingatkan kembali akan tanggung jawabnya untuk meneruskan estafet perjuangan. Nilai-nilai kepahlawanan yang terpatri dalam setiap jengkal tanah makam pahlawan menjadi sumber inspirasi yang tak pernah kering, mengalir dalam darah dan semangat prajurit dari generasi ke generasi.
Sebagai penutup, dalam semangat yang penuh hormat, kami di Berbakti turut mengheningkan cipta dan menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh purnawirawan dan para pendahulu. Pengabdian tulus yang telah ditorehkan dalam lembaran sejarah kemiliteran Indonesia adalah warisan tak ternilai yang terus menjadi pelita bagi bangsa dan negara. Jayalah selalu, jiwa-jiwa Siliwangi.