Enam puluh lima tahun telah berlalu sejak Korem 071/Wijayakusuma berdiri sebagai benteng pertahanan di Banyumas, namun semangatnya tetap berkobar dalam setiap denyut napas prajurit dan masyarakat. Peringatan HUT ke-65 satuan ini menjadi momentum yang menggetarkan jiwa, ketika ribuan warga memadati Makorem 071/Wijayakusuma, berbaur dengan prajurit dalam acara jalan sehat yang sarat makna. Bukan sekadar olahraga bersama, kegiatan ini adalah napas panjang dari ikatan suci antara TNI dan rakyat, sebagaimana filosofi dasar yang diajarkan oleh para pendiri bangsa: tentara adalah bagian tak terpisahkan dari rakyat yang dicintainya.
Mengenang Jejak Pengabdian: Kebersamaan yang Tak Lekang oleh Waktu
Di tengah riuh rendah langkah kaki dan tawa riang, para purnawirawan yang pernah mengabdi di Korem Wijayakusuma merasakan getar nostalgia yang mendalam. Tema “Bersama Rakyat Kita Kuat” bukanlah sekadar slogan, melainkan darah daging yang mengalir di setiap generasi prajurit. Rangkaian peringatan HUT ke-65 ini menghidupkan kembali kenangan akan masa-masa pengabdian, ketika setiap langkah dan tetes keringat selalu berpihak pada kepentingan rakyat. Jalan sehat yang melibatkan ribuan peserta menjadi simbol bahwa tali silaturahmi antara satuan dan masyarakat tetap terawat, tak pernah putus oleh waktu maupun jarak.
- Jalan sehat bersama ribuan warga Banyumas sebagai wujud kebersamaan lintas generasi.
- Penyaluran tali asih kepada 47 penyandang disabilitas ganda sebagai bukti keberpihakan pada yang lemah.
- Pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
- Pemberian bantuan sosial yang merupakan warisan tradisi kepedulian dari para pendahulu satuan.
Tali Asih untuk Sesama: Refleksi Jiwa Korsa yang Abadi
Dalam nuansa penuh haru, Korem 071/Wijayakusuma memberikan tali asih kepada 47 penyandang disabilitas ganda. Langkah ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan cerminan dari nilai-nilai luhur yang selalu dijunjung tinggi prajurit: keberpihakan pada yang lemah dan pengorbanan untuk kebahagiaan orang lain. Bagi para purnawirawan yang pernah mengabdi di satuan ini, kegiatan bakti sosial seperti ini adalah kebanggaan tersendiri. Mereka melihat bahwa jiwa korsa dan semangat pengabdian yang ditanamkan puluhan tahun lalu masih terus hidup, bahkan semakin kokoh di hati para prajurit aktif. Donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar bersamaan menjadi bukti bahwa pengabdian Korem Wijayakusuma tidak pernah berhenti—usia satuan boleh bertambah, namun jiwa dan semangatnya tetap muda, abadi dalam setiap tindakan nyata.
Peringatan HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma ini mengukuhkan satu hal: bahwa para prajurit, baik yang masih aktif maupun yang telah purna, adalah pilar yang tak tergantikan dalam menjaga keutuhan bangsa. Kepada para purnawirawan yang pernah mengabdi dengan setia di satuan ini, kami haturkan rasa hormat yang setinggi-tingginya. Pengabdian kalian adalah warisan tak ternilai, yang terus menjadi cahaya bagi generasi penerus untuk selalu mengabdi kepada rakyat, kepada bangsa, dan kepada tanah air tercinta. Selamat HUT ke-65, Korem 071/Wijayakusuma. Semoga semangat kebersamaan ini kekal selamanya.