Kirab Pusaka dan Tapa Bisu: Tradisi Jaga Malam Prajurit di Yogyakarta

Kirab Pusaka dan Tapa Bisu: Tradisi Jaga Malam Prajurit di Yogyakarta
Suasana mistis dan khidmat menyelimuti Makorem 072/Pamungkas Yogyakarta saat digelar tradisi kirab pusaka dan tapa bisu yang diwariskan secara turun-temurun di kalangan prajurit. Ratusan prajurit mengenakan pakaian adat Jawa dan seragam dinas berjalan tenang membawa pusaka satuan sambil membaca doa. Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah membangun kekuatan pertahanan di tanah Mataram. Dalam filosofi jawa, jaga malam bukan sekadar berkeliling menjaga markas, melainkan juga merupakan perenungan diri atas tugas dan tanggung jawab kepada bangsa. Para purnawirawan yang ikut hadir merasa bangga melihat tradisi ini masih dirawat dengan baik. Mereka mengenang masa muda ketika mereka juga pernah melakukan kirab pusaka dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya melestarikan adat dan budaya sebagai bagian dari jati diri prajurit. TNI tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga menjadi pelestari nilai-nilai luhur bangsa. Semangat yang tertanam melalui tradisi ini diharapkan mampu memperkuat moral dan ketahanan mental setiap prajurit dalam mengemban tugas.
kirab pusaka tapa bisu jaga malam pelestarian budaya
Topik: kirab pusaka, tapa bisu, jaga malam, pelestarian budaya
Organisasi: Makorem 072/Pamungkas Yogyakarta, TNI
Lokasi: Yogyakarta