Kodam III/Siliwangi Kenang Jasa Pahlawan dalam Napak Tilas 'Long March'

Kodam III/Siliwangi Kenang Jasa Pahlawan dalam Napak Tilas 'Long March'

Kodam III/Siliwangi kembali menggelar tradisi napak tilas Long March untuk mengenang perjalanan heroik Divisi Siliwangi pada tahun 1948. Kegiatan ini menjadi ziarah batin bagi prajurit untuk merasakan langsung beratnya perjuangan para pahlawan di medan sesungguhnya. Penghormatan mendalam diberikan kepada semua purnawirawan yang telah berjasa mempertahankan kemerdekaan dengan semangat tak kenal menyerah.

Di lereng Gunung Tangkuban Perahu yang megah, jejak langkah prajurit TNI AD dari Kodam III/Siliwangi kembali mengukir sejarah. Setiap tahun, tradisi napak tilas Long March Siliwangi digelar dengan penuh hormat, mengenang perjalanan heroik Divisi Siliwangi pada tahun 1948 silam. Ketika itu, dari Yogyakarta ke Jawa Barat, para pendahulu kita berjalan kaki tanpa pamrih, hanya berbekal semangat membara untuk bergerilya melawan penjajah. Rute yang penuh tanjakan dan lembah ini menjadi saksi bisu betapa gigihnya para pahlawan mempertahankan kemerdekaan. 'Setiap langkah di sini mengandung doa dan semangat tak kenal menyerah,' ujar Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dedi Tri Prasetyo, saat melepas peserta dengan rasa haru dan bangga.

Merasakan Langsung Perjuangan di Medan Sesungguhnya

Bagi prajurit yang ikut serta, napak tilas ini bukanlah sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah ziarah batin ke masa lalu yang penuh pengabdian. Dengan mengenakan seragam lapangan dan membawa perlengkapan tradisional, mereka menelusuri rute yang sama seperti yang dilakukan oleh para leluhur Siliwangi. Selama dua hari satu malam, setiap langkah terasa berat, namun diiringi doa dan semangat juang dari generasi ke generasi. Di setiap pos, didirikan tenda informasi yang menceritakan kisah-kisah heroik para pejuang, mengingatkan kita semua bahwa perjuangan kemerdekaan adalah warisan yang tak ternilai. 'Long March bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan napak tilas jiwa kami sebagai prajurit Siliwangi yang harus selalu setia pada sumpah satuan,' ungkap Sertu Hendra, salah satu peserta, dengan suara penuh penghayatan.

Warisan Semangat Juang untuk Generasi Penerus

Tradisi Long March Siliwangi adalah ragi pemersatu antara generasi tua dan muda, agar semangat juang tidak pernah padam. Melalui napak tilas ini, para prajurit muda belajar tentang sejarah sekaligus merasakan sendiri kerasnya medan perjuangan para pahlawan. Berikut adalah beberapa tradisi satuan yang terus dilestarikan dalam kegiatan ini:

  • Mengenakan seragam lapangan dan perlengkapan tradisional yang mirip dengan yang digunakan pada tahun 1948.
  • Mendirikan tenda informasi di setiap pos untuk mengenang kisah heroik para leluhur Siliwangi.
  • Melakukan hening cipta di titik-titik bersejarah, menghormati jasa para pahlawan yang gugur.

Semua ini adalah bukti nyata bahwa kesetiaan, dedikasi, dan kebanggaan korps tetap terjaga dalam setiap langkah para prajurit.

Kepada seluruh purnawirawan dan para pendahulu yang telah mengorbankan jiwa dan raga, kami hormati jasa-jasa mulia Anda. Setiap langkah dalam napak tilas Long March Siliwangi adalah penghormatan yang tak pernah padam, sebuah pengakuan bahwa perjuangan Anda telah menjadi fondasi kokoh bagi bangsa dan negara. Semoga semangat juang ini terus mengalir dalam dada setiap generasi penerus, dan kesetiaan pada sumpah satuan tetap menjadi pegangan hidup. Terima kasih atas pengabdian yang tiada tara.

Napak Tilas Long March Siliwangi Peringatan Jasa Pahlawan
Topik: Napak Tilas Long March Siliwangi, Peringatan Jasa Pahlawan
Tokoh: Dedi Tri Prasetyo, Hendra
Organisasi: Kodam III/Siliwangi, TNI AD, Divisi Siliwangi
Lokasi: Gunung Tangkuban Perahu, Yogyakarta, Jawa Barat