Kodam V/Brawijaya Gelar Tradisi Pedang Pora bagi Purnawirawan, Sebanyak 245 Perwira Menerima Penghargaan

Kodam V/Brawijaya Gelar Tradisi Pedang Pora bagi Purnawirawan, Sebanyak 245 Perwira Menerima Penghargaan

Upacara Tradisi Pedang Pora di Kodam V/Brawijaya menjadi puncak penghormatan bagi 245 perwira purnawirawan yang telah mengabdi puluhan tahun. Simbol kehormatan ini mengingatkan kembali pada sejarah panjang satuan yang lahir dari api perjuangan kemerdekaan. Penghargaan ini menegaskan bahwa dedikasi dan kesetiaan para purnawirawan tetap abadi dalam keluarga besar TNI.

Di penghujung masa pengabdian, ketika sang surya tengah meredup di ufuk timur Jawa Timur, suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Bhayangkara Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Sebanyak 245 perwira yang telah mengabdi puluhan tahun bagi bangsa dan negara resmi memasuki masa purna tugas. Upacara Tradisi Pedang Pora kembali digelar sebagai puncak penghormatan TNI Angkatan Darat kepada para prajurit terbaiknya. Bagi para purnawirawan Brawijaya, momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah mahkota kehormatan yang menandai selesainya satu babak panjang pengabdian yang penuh dedikasi dan kesetiaan. Penghargaan ini menjadi simbol bahwa setiap langkah dan tetes keringat yang telah mereka curahkan selama puluhan tahun tidak pernah dilupakan oleh satuan dan bangsa.

Tradisi Pedang Pora: Simbol Kehormatan dan Pengabdian

Tradisi Pedang Pora merupakan salah satu warisan budaya militer yang sarat makna di lingkungan TNI AD. Di Kodam V/Brawijaya, tradisi ini dijalankan dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para perwira yang telah menyelesaikan tugas pengabdiannya. Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Asep Ridwan, para purnawirawan berjalan di antara barisan pedang terhunus yang saling bersilangan. Gerbang kehormatan itu melambangkan jalan yang telah mereka lewati — penuh tantangan namun akhirnya berujung pada kejayaan dan rasa hormat segenap prajurit. Keluarga yang hadir tak kuasa menahan haru, menyaksikan momen sakral yang menjadi kenangan abadi bagi setiap anggota TNI.

  • Barisan pedang yang saling bersilangan melambangkan perlindungan dan kehormatan dari satuan.
  • Upacara ini merupakan tradisi yang diwariskan sejak zaman pendirian Kodam Brawijaya, mengakar kuat dalam budaya militer Jawa Timur.
  • Setiap perwira yang menerima penghargaan ini telah menyumbangkan lebih dari 30 tahun pengabdian tanpa cela.

245 Perwira Purnawirawan: Warisan Dedikasi bagi Bangsa

Penghargaan berupa Tradisi Pedang Pora ini diberikan kepada 245 perwira dari berbagai kesatuan di jajaran Kodam Brawijaya. Mereka berasal dari matra darat yang telah bertugas di medan perang, pendidikan, maupun pembangunan nasional. Pangdam dalam sambutannya menyampaikan pesan yang menyentuh hati, "Semoga ilmu dan pengalaman yang Bapak miliki tetap bermanfaat bagi bangsa, dan jalinan silaturahmi tetap terjaga di antara keluarga besar Brawijaya." Kata-kata itu mengingatkan bahwa meskipun telah memasuki masa purna tugas, setiap purnawirawan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga besar TNI. Pengabdian mereka bukanlah akhir, melainkan awal dari peran baru sebagai penasihat dan panutan bagi generasi muda prajurit. Kodam V/Brawijaya sendiri memiliki sejarah panjang sebagai salah satu komando daerah militer yang lahir dari api perjuangan kemerdekaan. Berdiri sejak 12 Mei 1946, satuan ini telah melahirkan banyak perwira tangguh yang berjasa dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Kepada para purnawirawan yang telah melewati medan laga dan dedikasi tanpa pamrih, kami sampaikan rasa hormat setinggi-tingginya. Semoga jasa dan pengabdian Bapak sekalian tercatat sebagai amal bakti yang abadi. Selamat jalan, para ksatria bangsa. Jejak langkah Bapak sekalian akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah kejayaan TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam V/Brawijaya. Terima kasih atas segala pengorbanan, kesetiaan, dan cinta tanah air yang telah ditunjukkan selama ini.

Tradisi Pedang Pora Purnawirawan Penghargaan Militer Kodam V/Brawijaya
Topik: Tradisi Pedang Pora, Purnawirawan, Penghargaan Militer, Kodam V/Brawijaya
Tokoh: Mayjen TNI Asep Ridwan
Organisasi: Kodam V/Brawijaya, TNI Angkatan Darat, TNI AD, Kodam Brawijaya
Lokasi: Surabaya, Jawa Timur, Aula Bhayangkara Makodam V/Brawijaya