Dalam khazanah tradisi kemiliteran yang diwariskan turun-temurun, tidak ada momen yang lebih menyentuh jiwa selain ketika prajurit berdiri di tanah tempat rekan seperjuangan beristirahat dengan tenang. Korem 121/Alam Bhanawa Sakti (Abw), sebuah satuan dengan catatan pengabdian yang panjang di bumi Kalimantan, telah kembali membuktikan kesetiaannya pada tradisi penghormatan tersebut. Pada Kamis, 16 Juli 2026, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Kodam XII/Tanjungpura, mereka melaksanakan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Syuhada Pertiwi di Sintang, Kalimantan Barat. Dipimpin langsung oleh Kasrem 121/Abw, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, acara yang khidmat ini dihadiri oleh segenap pimpinan, prajurit, persit, dan para veteran, menyatu dalam satu napas penghormatan yang sama.
Keheningan yang Berkisah: Menghidupkan Kembali Janji di Bawah Tugu
Upacara di Taman Makam Pahlawan itu dimulai dengan mengheningkan cipta, sebuah momen sunyi yang sarat makna. Di keheningan itu, terngiang kembali pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului. Prosesi peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan dilaksanakan dengan tata krama militer yang sempurna, penuh hormat dan ketelitian, seolah setiap gerakan adalah bagian dari sebuah bahasa isyarat kemiliteran yang menyampaikan rasa terima kasih yang terdalam. Ritual dilanjutkan dengan tabur bunga di setiap pusara. Setiap kuntum bunga yang diletakkan di atas nisan bukanlah sekadar hiasan, melainkan simbol janji dan ikrar generasi penerus untuk melanjutkan estafet perjuangan, nilai-nilai kepahlawanan, dan kesetiaan pada tanah air yang mereka bela dengan nyawa.
Napas Jiwa TNI: Ziarah Sebagai Peneguh Komitmen Kolektif
Kegiatan ziarah ini, khususnya dalam momentum HUT TNI dan Kodam XII/Tanjungpura, jauh melampaui makna seremonial belaka. Sebagaimana disampaikan oleh pimpinan upacara, momen ini adalah peneguhan komitmen kolektif setiap insan di jajaran Kodam XII/Tanjungpura. Berdiri di antara para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya, setiap prajurit diingatkan akan amanah besar yang kini berada di pundaknya. Tradisi seperti ini adalah napas dari jiwa TNI yang tak pernah lupa akan sejarah dan jasa pendahulunya. Nilai-nilai luhur yang diwarisi dari mereka menjadi fondasi kokoh untuk:
- Memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga keutuhan NKRI.
- Mengisi kemerdekaan dengan karya dan dedikasi terbaik bagi bangsa.
- Menjaga api semangat juang dan nilai-nilai kepahlawanan agar tetap hidup dalam setiap langkah tugas.
Di kesunyian TMP Syuhada Pertiwi, terasa jelas dialog batin antara masa lalu yang penuh pengorbanan dan masa kini yang penuh tanggung jawab. Keberadaan Korem 121/Abw dan seluruh jajaran Kodam XII/Tanjungpura dalam ziarah ini adalah bukti nyata bahwa rantai penghormatan dan pewarisan nilai tidak terputus. Semangat para pahlawan yang terkubur di sana terus bergema melalui langkah tegas dan komitmen prajurit masa kini.
Bagi para purnawirawan yang hadir, momen ini pastilah menyentuh kenangan terdalam. Mereka yang pernah merasakan langsung beratnya medan tugas dan manis pahitnya pengabdian, memahami sepenuhnya makna setiap helai bunga yang ditabur. Kehadiran mereka memperkaya makna upacara, menjembatani generasi, dan menunjukkan bahwa ikatan sebagai prajurit tak pernah pupus oleh waktu. Dalam setiap tatapan hormat ke arah nisan, terkandung penghargaan tak terucapkan atas segala pengorbanan, baik dari mereka yang telah gugur maupun dari mereka yang telah menyelesaikan bakti dengan penuh kehormatan. Tradisi ziarah ke Taman Makam Pahlawan seperti ini adalah warisan abadi, pengingat lestari bahwa kejayaan bangsa dibangun di atas dasar pengabdian dan pengorbanan para kesatria sejati.