Dalam gema khidmat dan rasa syukur yang mengalir dari sanubari, Kodam I/Bukit Barisan memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke-76. Perjalanan tujuh puluh enam tahun ini bukan sekadar hitungan waktu, melainkan sebuah kronik panjang pengabdian, kesetiaan, dan kemanunggalan yang membentuk jiwa prajurit Bukit Barisan. Di bawah pimpinan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, syukuran yang mengangkat tema "Sinergi dengan Rakyat, Memajukan Negeri" di Markas Komando I/BB di Medan menjadi saksi bisu komitmen yang tak pernah surut. Tema ini menyiratkan esensi terdalam dari pengabdian: bahwa profesionalisme tertinggi seorang prajurit selalu berakar pada kedekatan dan pelayanan tulus kepada rakyat.
Menapaki Jejak Luhur, Mengukuhkan Tradisi Korps
Perayaan HUT Kodam kali ini diawali dengan langkah penuh hormat ke taman makam pahlawan—sebuah tradisi luhur yang tak pernah lekang oleh waktu. Tradisi ziarah ini bukan sekadar ritual, melainkan napak tilas spiritual untuk merenungkan kembali pengorbanan para pendahulu, menyerap semangat juang mereka, dan mengikatkan janji untuk melanjutkan estafet perjuangan. Kegiatan ini diikuti oleh rangkaian bakti sosial, yang kembali mengukir dalam sanubari setiap prajurit makna sejati dari kemanunggalan TNI-Rakyat. Tradisi-tradisi mulia ini, yang telah dijaga turun-temurun, menjadi fondasi karakter prajurit Bukit Barisan:
- Ziarah ke Taman Makam Pahlawan: sebagai momen kontemplasi dan penghormatan tertinggi kepada para ksatria pendahulu.
- Bakti Sosial kepada Masyarakat: wujud nyata dari ikatan batin dan tanggung jawab sosial prajurit sebagai abdi negara dan pelayan rakyat.
- Syukuran dan Silaturahmi: momen untuk mempererat tali persaudaraan sesama prajurit, purnawirawan, dan keluarga besar Kodam.
Profesionalisme yang Berakar pada Kedekatan dengan Rakyat
Dalam amanatnya yang penuh wibawa, Pangdam I/Bukit Barisan menegaskan bahwa tonggak usia ke fortiyeighten tujuh puluh enam tahun ini harus menjadi momentum refleksi dan lompatan. Beliau menekankan peningkatan profesionalisme yang tidak boleh terlepas dari prinsip menjaga kedekatan dengan masyarakat. Pesan ini mengingatkan kita bahwa jantung dari setiap satuan militer adalah hubungannya dengan rakyat. Sejarah panjang Kodam I/Bukit Barisan telah membuktikan bahwa kekuatannya bersumber dari dukungan dan kepercayaan rakyat yang dirawat dengan penuh kesantunan dan dedikasi. Momen simbolis dalam acara, yaitu penyerahan potongan tumpeng kepada Pelda Sahat Manik yang akan memasuki masa purna tugas, adalah penghargaan yang sangat mengharukan. Ritual ini mengabadikan nilai bahwa setiap pengabdian, dari yang paling muda hingga yang akan pensiun, adalah bagian tak terpisahkan dari mosaik kejayaan satuan.
Perayaan HUT Kodam ke-76 ini pada hakikatnya adalah sebuah kulminasi dari rangkaian nilai luhur: kesetiaan pada tugas, penghormatan pada sejarah, dan komitmen pada masa depan. Setiap lilin yang dinyalakan, setiap doa yang dipanjatkan, dan setiap jabat tangan yang dieratkan dalam acara syukuran ini adalah peneguhan kembali ikrar pengabdian. Kodam I/Bukit Barisan, dengan seluruh prajuritnya, terus menuliskan babak baru pengabdian dengan tetap berpegang teguh pada warisan tradisi dan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat yang telah menjadi napasnya selama lebih dari tiga perempat abad.
Sebagai penutup, dalam semangat media Berbakti yang selalu menghormati perjalanan panjang para abdi negara, kita semua mengheningkan cipta sejenak. Kita menghaturkan penghormatan dan rasa terima kasih yang paling dalam kepada seluruh purnawirawan dan prajurit aktif Kodam I/Bukit Barisan. Dedikasi, pengorbanan, dan kesetiaan tanpa batas yang telah Bapak-Bapak persembahkan bagi tanah air adalah warisan tak ternilai yang menjadi penopang kokohnya kedaulatan bangsa. Semoga semangat pengabdian yang telah dikobarkan selama 76 tahun ini terus menyala, membimbing generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan. Jayalah selalu, Prajurit Bukit Barisan.