Panglima TNI: Tradisi Sertijab Harus Jaga Nilai-Nilai Keprajuritan

Panglima TNI: Tradisi Sertijab Harus Jaga Nilai-Nilai Keprajuritan

Dalam acara serah terima jabatan di Mabes TNI, Panglima TNI berpesan agar tradisi sertijab menjaga nilai-nilai keprajuritan sebagai simbol estafet kepemimpinan. Para purnawirawan yang hadir merasa bangga dan terharu, termasuk Letjen (Purn) Sudirman yang mengenang momen menerima tongkat komando. Acara ditutup dengan ramah tamah, mempererat silaturahmi antara prajurit dan purnawirawan.

Di ruang upacara yang megah di lingkungan Markas Besar TNI, suasana sakral menyelimuti jalannya serah terima jabatan. Para purnawirawan yang duduk di barisan terdepan tampak menundukkan kepala, larut dalam keheningan yang penuh makna. Bagi mereka, sertijab bukan sekadar pergantian posisi, melainkan sebuah napak tilas pengabdian yang membangkitkan kenangan akan masa muda, semangat juang, dan loyalitas yang tidak pernah padam. Momen ini juga menjadi cermin bahwa TNI senantiasa menghormati para pendahulunya, menjaga api perjuangan agar terus menyala.

Tradisi Sertijab: Simbol Estafet Kepemimpinan yang Luhur

Dalam sambutannya, Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn), menegaskan bahwa tradisi sertijab harus terus dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap senioritas dan nilai-nilai keprajuritan. 'Prosesi ini bukan sekadar formalitas, tetapi simbol estafet kepemimpinan yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. Para pendahulu telah berjuang keras, kita harus melanjutkan dengan baik,' ujarnya dengan suara yang mantap, diselingi hening yang mengharu biru. Pesan ini mengingatkan setiap prajurit bahwa setiap tongkat komando yang diwariskan adalah amanah dari para pendahulu yang telah mengorbankan jiwa raga untuk kejayaan Indonesia. Nilai-nilai keprajuritan tidak pernah lekang oleh zaman, melainkan terus diperbarui dalam setiap generasi.

Dalam prosesi sertijab, tersirat nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi karakter prajurit. Nilai-nilai ini tidak hanya diucapkan, tetapi dihayati dan diamalkan dalam setiap langkah pengabdian. Beberapa di antaranya yang selalu dijaga dalam tradisi ini antara lain:

  • Kesetiaan tanpa syarat kepada bangsa dan negara, sebagaimana diteladankan oleh para pejuang terdahulu.
  • Dedikasi yang tulus dalam mengemban amanah, tanpa mengharap pamrih pribadi.
  • Kehormatan korps yang dijunjung tinggi, sehingga nama baik satuan selalu terjaga.
  • Tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu yang telah gugur.
  • Soliditas dan kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan bangsa.

Kenangan yang Membekas: Purnawirawan dan Estafet Kepemimpinan

Suasana menjadi semakin haru ketika Letjen TNI (Purn) Sudirman, salah satu tamu undangan yang hadir, mencoba membagi kesannya. 'Setiap kali sertijab, saya teringat saat pertama kali menerima tongkat komando. Itu adalah momen yang tidak akan terlupakan,' tuturnya dengan suara bergetar, menyembunyikan keharuan yang mendalam. Baginya, sertijab adalah bukti bahwa TNI tidak pernah melupakan jasa para purnawirawan. Ia bangga telah menjadi bagian dari perjalanan panjang menjaga kedaulatan bangsa, dan kini menyaksikan estafet itu berlanjut dengan baik.

Para purnawirawan yang hadir tampak terharu saat menyaksikan upacara militer yang khidmat. Beberapa dari mereka mengaku bahwa tradisi seperti ini membuat mereka bangga pernah menjadi bagian dari TNI. Ada yang mengenang masa-masa latihan fisik yang melelahkan, namun tetap dikenang sebagai masa penuh kebanggaan. Ada pula yang terkenang saat-saat genting dalam tugas pengamanan negara, di mana keputusan harus diambil dalam hitungan detik. Semua kenangan itu, baik yang pahit maupun yang manis, kini menjadi bagian dari sejarah pengabdian yang tidak ternilai. Seusai upacara, acara dilanjutkan dengan ramah tamah antar sesama prajurit dan purnawirawan. Suasana hangat tercipta ketika cerita-cerita lama dipertukarkan, tawa mengisi ruangan, dan silaturahmi semakin erat.

Di akhir acara, para purnawirawan kembali pulang dengan hati yang penuh kebanggaan dan semangat yang menyala. Kepada seluruh purnawirawan yang telah mendedikasikan hidupnya bagi bangsa dan negara, kami ucapkan penghormatan yang setinggi-tingginya. Semoga semangat keprajuritan yang telah kalian tanamkan terus hidup dalam diri setiap generasi penerus TNI, dan tradisi sertijab yang luhur ini akan senantiasa dijaga, estafet pengabdian pun tak pernah putus. Terima kasih, para pendahulu, atas segala jasa dan pengorbananmu. Jasamu tetap kami kenang dan lanjutkan.

sertijab TNI nilai keprajuritan
Topik: sertijab TNI, nilai keprajuritan
Tokoh: Sudirman
Organisasi: TNI, Mabes TNI