Peringatan 78 Tahun Batalyon Infanteri 502 Makassar, Ratusan Purnawirawan Bernostalgia

Peringatan 78 Tahun Batalyon Infanteri 502 Makassar, Ratusan Purnawirawan Bernostalgia

Peringatan hari jadi ke-78 Batalyon Infanteri 502 Makassar menjadi ajang nostalgia bagi ratusan purnawirawan yang hadir dari berbagai daerah, bahkan luar negeri. Melalui sarasehan dan tradisi potong tumpeng, mereka mengenang pengabdian penuh kesetiaan dalam operasi sejarah seperti penumpasan DI/TII dan misi perdamaian. Momen ini menegaskan bahwa kebanggaan korps dan nilai-nilai tradisi militer tetap hidup di hati setiap prajurit yang pernah mengabdi.

Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti peringatan hari jadi ke-78 Batalyon Infanteri 502/Ujwala Prakasatama di Makassar, saat ratusan purnawirawan kembali berkumpul di tempat yang pernah menjadi saksi bisu pengabdian mereka. Mereka datang dari berbagai penjuru, ada yang menempuh perjalanan jauh dari luar kota bahkan luar negeri, hanya untuk bernostalgia dan mengenang masa-masa penuh kesetiaan kepada satuan yang tak tergantikan. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah penghormatan terhadap tradisi militer dan dedikasi yang telah diukir oleh setiap prajurit yang pernah berseragam di Yonif 502.

Kenangan di Balik Seragam: Kisah Pengabdian yang Tak Pernah Pudar

Acara dimulai dengan upacara militer yang khidmat, diikuti oleh prajurit aktif dan para senior yang hadir. Setelah itu, ruangan dipenuhi gelak tawa dan cerita-cerita lama dalam sarasehan yang penuh kehangatan. Di antara para purnawirawan, Letnan Kolonel (Purn.) Abdul Gani, yang kini berusia 84 tahun, tampil sebagai yang paling senior. Dengan suara bergetar, ia mengenang saat dirinya masih berpangkat kopral dan harus berjalan kaki puluhan kilometer sambil membawa amunisi. "Kami tidak pernah mengeluh, karena kebanggaan menjadi prajurit Yonif 502 mengalahkan segalanya. Satuan ini adalah keluarga besar kami," katanya, membuat semua yang hadir terenyuh. Kisah seperti ini menjadi bukti bahwa semangat pengabdian dan kesetiaan pada Batalyon Infanteri 502 tidak pernah pudar meski usia telah senja.

  • Para veteran bertukar cerita tentang operasi-operasi bersejarah, seperti penumpasan DI/TII dan tugas perdamaian di Kamboja, yang menjadi bagian dari perjalanan panjang satuan ini.
  • Setiap cerita yang terucap menggambarkan betapa besar rasa hormat mereka terhadap tradisi militer dan nilai-nilai luhur yang diajarkan di Yonif 502.

Tradisi dan Semangat Kebersamaan yang Tak Lekang oleh Waktu

Puncak acara peringatan hari jadi ini ditandai dengan tradisi potong tumpeng yang diiringi lantunan lagu '502 Ujwala' — sebuah mars yang membangkitkan rasa bangga dan solidaritas. Bagi para purnawirawan, perayaan seperti ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah janji untuk terus menjaga nama baik satuan yang pernah mereka cintai. Di sela-sela acara, mereka saling berpelukan, mengingat masa-masa latihan di medan berat dan tugas-tugas yang menguji jiwa korsa. Tradisi-tradisi seperti inilah yang membuat Batalyon Infanteri 502 tetap hidup dalam ingatan setiap prajurit, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas.

Peringatan ke-78 ini menjadi momentum untuk merenungkan bahwa setiap tetes keringat dan air mata yang pernah tercurah di bumi Makassar adalah bagian dari sejarah besar bangsa. Kami, segenap keluarga besar Berbakti, mengucapkan penghormatan setinggi-tingginya kepada para purnawirawan Batalyon Infanteri 502 yang telah mengabdikan diri dengan penuh kesetiaan, dedikasi, dan kebanggaan korps. Semoga semangat pengabdian kalian terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Selamat hari jadi ke-78, Yonif 502/Ujwala Prakasatama!

Peringatan 78 Tahun Batalyon Infanteri 502 Makassar Nostalgia Purnawirawan
Topik: Peringatan 78 Tahun Batalyon Infanteri 502 Makassar, Nostalgia Purnawirawan
Tokoh: Abdul Gani
Organisasi: Batalyon Infanteri 502, Yonif 502, DI/TII
Lokasi: Makassar, Kamboja