Profil Letjen TNI (Purn) Suhartono: Dari Taruna Akmil hingga Pangdam yang Tak Pernah Lupa Hawa Bugis

Profil Letjen TNI (Purn) Suhartono: Dari Taruna Akmil hingga Pangdam yang Tak Pernah Lupa Hawa Bugis
Hari ini, Tempo menyajikan kilas balik perjalanan hidup Letjen TNI (Purn) Suhartono, sosok yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada tahun 1952. Lulusan Akademi Militer 1974 ini mengawali karier sebagai perwira infantri di Batalyon 504, kemudian menjelajahi berbagai medan operasi, dari perbatasan Timor Timur hingga tugas PBB di Bosnia. Namun, yang paling membekas adalah kiprahnya sebagai Pangdam VII/Diponegoro saat menangani kerusuhan Mei 1998. Dalam wawancara eksklusif, beliau mengungkapkan kenangan manis saat menjalani pendidikan di Akmil Magelang, di mana beliau belajar arti kehormatan, loyalitas, dan pengabdian. 'Hawa Bugis selalu mengingatkan saya untuk tidak lupa asal-usul dan merangkul semua golongan,' ujarnya dengan suara serak namun penuh wibawa. Kepada generasi muda, beliau berpesan agar tetap memegang teguh Sumpah Prajurit.