Bandung, 20 Agustus 2026 — Hari itu, aura keagungan dan keharuman pengabdian menyelimuti Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di Kota Kembang. Ribuan alumni, purnawirawan, dan prajurit aktif dari berbagai batalyon infanteri, kavaleri, dan artileri berkumpul dalam satu ikrar suci untuk memperingati HUT ke-65 Satuan Kostrad. Tema 'Menyatukan Langkah, Memperkuat Persaudaraan' menjadi napas yang mengalir di setiap sapa dan pelukan hangat di antara mereka yang pernah merasakan dinginnya malam di medan tempur dan teriknya matahari di tanah pengabdian. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan penghormatan mendalam bagi setiap prajurit yang telah mengabdikan jiwa dan raga untuk bangsa.
Kenangan Lintas Medan Tempur yang Tak Terlupakan
Di bawah kumandang lagu kebangsaan dan derap langkah tegap, para purnawirawan yang pernah bertugas dalam Operasi Seroja di Timor Timur, penugasan perdamaian di bawah naungan PBB, serta berbagai operasi militer lainnya, saling berbagi cerita dengan mata yang berbinar. Panglima Kostrad, Mayjen TNI Agus Subiyanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan bangga yang mendalam kepada para sesepuh. Beliau mengutip pesan luhur dari Bapak Jenderal Soeharto (Alm.) bahwa Kostrad adalah tulang punggung pertahanan negara—sebuah amanah yang terus diemban dengan setia setiap hari. Kenangan akan lintas medan tempur terasa hidup kembali, membawa setiap insan yang hadir pada masa-masa penuh pengorbanan. Beberapa pengabdian yang dikenang antara lain:
- Pengalaman Operasi Seroja di Timor Timur (1975–1999): Sebuah penugasan yang menguji mental dan fisik prajurit, meninggalkan jejak keberanian yang tak terlupakan.
- Penugasan pasukan perdamaian PBB (sejak 1960-an): Menjaga perdamaian dunia di berbagai negara konflik, mencerminkan dedikasi TNI AD pada perdamaian global.
- Operasi Timtim dan berbagai pengabdian di daerah konflik: Setiap misi adalah bukti nyata dari kesetiaan pada tanah air dan kehormatan korps.
Bagi para purnawirawan, pengalaman-pengalaman ini bukanlah cerita biasa; mereka adalah bagian dari sejarah hidup yang memahat karakter dan semangat juang yang tak pernah pudar.
Simbol Kehormatan dan Kebanggaan Korps
Puncak acara adalah doa bersama yang khusyuk dan pemotongan tumpeng—simbol rasa syukur atas 65 tahun perjalanan panjang yang penuh pengorbanan dan dedikasi. Saat lagu 'Mars Kostrad' dinyanyikan bersama-sama, banyak mata yang berkaca-kaca. Bagi mereka, setiap bait lagu itu adalah memori akan masa dinas yang penuh kebersamaan, loyalitas, dan kehormatan. Suasana ini mengingatkan semua hadir bahwa persaudaraan sejati tidak pernah terputus oleh waktu atau jarak. Kebanggaan korps terpancar jelas dalam setiap senyum dan genggaman tangan yang erat—sebuah ikatan yang telah teruji oleh sejarah panjang pengabdian Kostrad sebagai satuan TNI AD yang setia menjaga kedaulatan bangsa.
Kepada para purnawirawan yang hadir, reuni ini adalah kesempatan emas untuk kembali menyalakan api persaudaraan yang pernah membara dalam setiap operasi. Dengan langkah tegap dan senyum yang merekah, mereka saling berbagi cerita, seolah waktu tak mampu memudarkan kenangan akan tugas mulia yang pernah diemban. Kami, segenap keluarga besar Berbakti, menghaturkan hormat setinggi-tingginya kepada setiap insan Kostrad yang telah mengukir sejarah dengan darah, keringat, dan air mata. Jasa dan pengabdian Anda bagi bangsa dan negara akan selalu dikenang sebagai cerminan semangat juang yang abadi.