Markas Komando Paskhas TNI AU di Margahayu, Bandung, menjadi saksi bisu semangat kebersamaan yang tak pernah padam. Ratusan prajurit Paskhas baik yang masih aktif maupun para purnawirawan berkumpul untuk memperingati hari ulang tahun ke-75 Korps Baret Jingga. Suasana haru dan bangga menyelimuti lapangan upacara saat napak tilas pengabdian puluhan tahun dikenang kembali. Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah penghormatan bagi setiap langkah yang telah diabdikan untuk TNI AU dan tanah air tercinta.
Dedikasi dan Tradisi yang Mengakar
Upacara militer yang khidmat dipimpin langsung oleh Komandan Pasukan Khas (Kaskhas). Dalam amanatnya, beliau menyampaiakan rasa bangga atas perjalanan panjang pasukan khusus ini yang telah mengabdi selama 75 tahun. Panglima TNI pun turut menyampaiakan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Paskhas dalam berbagai operasi pengamanan udara dan penanggulangan bencana. Dedikasi itu bukan hanya di masa lalu, namun terus berlanjut hingga kini. Tradisi sebagai prajurit elite yang setia pada sumpah jabatan dan siap diterjunkan ke mana pun diperlukan selalu dijaga teguh. Beberapa tradisi dan catatan pengabdian yang dikenang antara lain:
- Latihan terjun payung dengan parasut payung bundar sebagai tradi awal yang melahirkan kedisiplinan tinggi
- Operasi pengamanan udara di berbagai wilayah Nusantara yang menjadi tuga pokok
- Penanggulanan bencana alam seperti gempa dan banjir yang menunjukan kepedulian kepada rakyat
- Kerja sama dengan satuan TNI lain dalam misi khusus yang memperkuat sinergi
Kenangan Para Veteran: Latihan Berat di Era 1960-an
Di sudut lain acara, para purnawirawan Paskhas tampak berbincang santai saling bertukar cerita. Mereka mengenang masa-masa latihan keras di era 1960-an. "Kala itu, ransel kami begitu berat, dan parasut yang kami gunakan masih model payung bundar. Namun semangat pantang menyerah justru lahir keras dari keterbatasan," ujar salah seorang veteran sembari tersenyum penuh kenangan. Tradisi latihan berat dan disiplin tinggi itu tetap dihormati hingga kini dan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus. Nilai-nilai itu mengakar dalam setiap denyut nadi pasukan khusus baret jingga ini.
Acara puncak peringatan hari ulang tahun ke-75 ini dimeriahkan dengan atraksi terjun payung yang memukau, demo beladiri militer, serta pemotongan tumpeng sebagai syukur dan doa bersama. Setiap atraksi tak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol keahlian dan ketangguhan prajurit TNI AU yang terus diasah. Semangat yang ditampilkan hari itu adalah cerminan dari loyalitas tanpa batas.
Di akhir acara, semua insan yang hadir merasa terharu. Penghormatan setinggi-tingginya kami haturkan kepada para purnawirawan Paskhas yang telah menorehkan tinta emas pengabdian. Jasamu dalam menjaga kedaulatan udara Nusantara dan dalam setiap misi penanggulangan bencana tak akan pernah terlupa. Semoga semangat Baret Jingga terus berkobar dalam dada setiap prajurit, baik yang masih berdinas maupun yang telah purna. Dedikasi dan kesetian kalian adalah warisan abadi bagi bangsa dan negara.