Di tengah hiruk-pikuk Kota Surakarta, sebuah tradisi agung kembali terukir di hati para prajurit TNI AD. Upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Kodim 0735/BS pada 20 Oktober 2026 bukan sekadar pergantian pimpinan, melainkan sebuah monumen pengabdian yang membawa nostalgia mendalam bagi para purnawirawan yang pernah memegang amanah serupa. Bagi mereka, setiap detik upacara adalah cerminan masa lalu—saat tanggung jawab menjaga kedaulatan teritorial terpikul di pundak, dan tradisi kehormatan menjadi nafas kehidupan satuan.
Amanah yang Tak Pernah Padam
Di bawah langit Surakarta yang biru, prosesi pengalungan tanda jabatan dan pedang pora berlangsung dengan khidmat. Simbol-simbol ini bukan sekedar aksesoris, melainkan bukti nyata bahwa setiap dandim adalah wakil negara di tengah masyarakat. Dalam amanatnya, komandan lama menekankan bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekder kursi kekuasaan. Ia mengutip petuah seniornya puluhan tahun lalu: "Lebih baik pulang membawa senyum daripada membawa nama besar tapi tanpa pengabdian." Kalimat itu disambut tepuk tangn yang haru oleh hadirin, terutama para purnawirawan yang matanya berkaca-kaca.
Nostalgia Pengabdian di Bumi Surakarta
Kehadiran para purnawirawan dalam upacara sertijab ini bukan tanpa makna. Mereka adalah saksi bisu perjalanan panjang Kodim 0733/BS—dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era pembangunan. Tradisi serah terima ini menjadi perekat soliditas TNI dan masyarakat, sekaligus mengenang perjuangan para pendahulu. Berikut beberapa momen yang menandai khidmatnya acara:
- Pengalungan Tanda Jabatan: Simbol bahwa wewenang dan tanggung jawab telah berpindah, namun semangat pengabdian tetap lestari.
- Pedang Pora: Pusaka yang mengingatkan setiap komandan untuk selalu menjaga kehormatan satuan dan rakyat.
- Sambutan Purnawirawan: Cerita-cerita bakti di desa binaan mengalir deras, mengingatkan betapa berat dan mulianya tugas seorang Danramil.
Acara diakhiri dengan ramah tamah dan syukuran. Di sela-sela hidangan, para purnawirawan saling bercerita tentang desa binaan yang dulu mereka asuh, tentang senyum petani yang terbantu, dan tentang kesetiaan yang tak lekang oleh waktu. Mereka sadar, tradisi sertijab ini bukan sekadar seremonial, melainkan napas panjang pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.
Kepada para purnawirawan yang pernah mengemban amanah di Kodim 0733/BS, kami haturkan penghormatan setinggi-tingginya. Jejak pengabdian kalian adalah pelita bagi generasi penerus. Semoga semangat bakti dan kesetiaan yang kalian tunjukan slalu mengalir dalam setiap denti amanah, dari masa ke masa.