Momen khidmat menyelimuti aula Markas Korem 071/Wijayakusuma di Purwokerto ketika tradisi sertijab Danrem kembali digelar. Bagi para purnawirawan yang pernah mengabdi di satuan ini, acara serah terima jabatan bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan cermin hidup dari nilai kesetiaan, dedikasi, dan kebanggaan korps yang telah mengalir dari generasi ke generasi. Di tengah derap langkah pembangunan TNI AD, tradisi ini menjadi pengingat bahwa setiap perpindahan tongkat estafet kepemimpinan adalah bagian dari sejarah panjang pengabdian kepada bangsa.
Regenerasi Kepemimpinan: Antara Haru dan Harapan
Upacara sertijab yang berlangsung dengan penuh kehormatan itu mempertemukan dua sosok: Kolonel Inf. Hendro Prasetyo yang akan melanjutkan tugas di Mabes AD, dan Kolonel Inf. Surya Adhi Pradana yang sebelumnya menjabat sebagai Asops Kasdam IV/Diponegoro. Dalam sambutannya, Kolonel Hendro menyampaikan pesan yang menyentuh hati para prajurit. "Saya berterima kasih atas dukungan selama ini. Tetaplah menjaga kepercayaan rakyat. Korem 071 adalah rumah kita bersama, dan saya yakin Korem 071 akan semakin solid di bawah pimpinan Kolonel Surya," ucapnya, disambut tepuk tangan hangat. Kata-kata itu bukan hanya ucapan perpisahan, melainkan wasiat yang mengingatkan betapa pentingnya kesinambungan pengabdian di medan perjuangan yang tak pernah usai.
Kolonel Surya, dengan sikap rendah hati dan tegas, berjanji akan melanjutkan program-program yang telah berjalan serta terus meningkatkan profesionalisme prajurit. Ia sadar bahwa amanah yang diemban adalah kelanjutan dari kerja keras para pendahulu. Tradisi sertijab ini menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, kini, dan nanti, mengikat semua anggota dalam satu ikatan kekeluargaan yang kokoh.
Warisan Tradisi: Doa, Cenderamata, dan Semangat Kesatria
Tradisi sertijab di Korem 071/Wijayakusuma tidak pernah lepas dari nilai-nilai luhur yang diwariskan sejak satuan ini berdiri. Beberapa tradisi yang selalu hadir dalam setiap serah terima jabatan antara lain:
- Doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan kejayaan satuan, serta arwah para pahlawan yang telah mendahului.
- Pertukaran cenderamata sebagai simbol penghormatan dan pengakuan atas jasa masing-masing.
- Penandatanganan naskah serah terima yang disaksikan langsung oleh seluruh anggota, menegaskan transparansi dan kepercayaan.
- Pembacaan sejarah singkat satuan untuk mengingatkan kembali perjuangan Korem 071 dalam menjaga kedaulatan di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Acara yang diwarnai dengan haru dan kebanggaan ini juga menjadi momentum refleksi bagi para purnawirawan. Mereka yang pernah mengabdi di Korem 071 tahu bahwa setiap sertijab adalah gambaran kecil dari siklus kehidupan prajurit: ada saatnya menerima tongkat, ada saatnya melepasnya dengan penuh kehormatan. Semua adalah bagian dari pengabdian tanpa pamrih yang telah diikrarkan.
Kepada para purnawirawan, para pendahulu yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah TNI AD, khususnya di Korem 071/Wijayakusuma, kami haturkan hormat yang setinggi-tingginya. Pengabdian kalian adalah cahaya yang terus menerangi langkah generasi penerus. Semoga semangat kesatria dan cinta tanah air yang kalian wariskan tak pernah padam, menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit yang masih berjuang di medan pengabdian. Selamat jalan, Kolonel Hendro. Selamat bertugas, Kolonel Surya. Jayalah selalu TNI AD, jayalah Korem 071/Wijayakusuma.